Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan Apabila Ingin Memperoleh Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri




Mengunjungi Oxford University Press Bareng Anak (Foto: Koleksi Pribadi)

Memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan master ke Inggris merupakan salah satu pengalaman yang sangat berkesan dalam hidup saya. Bukan hanya karena adanya kesempatan untuk jalan-jalan menyusuri kota-kota dan desa-desa klasik nan berkelas khas Britania Raya, namun juga kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana masyarakat di negara maju bekerja dan berpikir. Menurut saya pribadi, kesempatan untuk merasakan bagaimana rasanya hidup di negara maju sangat layak untuk diperjuangkan. Bagi anda yang masih belum mengetahui bagaimana caranya memperoleh beasiswa ke luar negeri, tulisan berikut ini bisa menjadi modal awal untuk mempersiapkan diri anda.




1. Tingkatkan Skor Toefl

Bicara tentang beasiswa ke luar negeri harus diawali dengan skor Toefl. Umumnya, pemberi beasiswa mensyaratkan skor Toefl 450. Namun, agar lebih aman, anda sebaiknya mencapai skor minimal 500 terlebih dahulu. Alasannya, pesaing anda sangat banyak dengan portofolio yang mungkin lebih kuat daripada anda. Maka, anda harus memiliki skor Toefl yang minimal tidak terlalu tertinggal. Apalagi, umumnya, semakin tinggi peringkat sebuah universitas maka semakin tinggi persyaratan skor Toefl/IELTS mereka. Pemberi beasiswa tentu akan lebih senang dengan calon penerima beasiswa yang memiliki kemungkinan besar untuk diterima oleh perguruan tinggi top. Untuk tips bagaimana meningkatkan skor Toefl, bisa dibaca dalam tulisan ini.




2. Siapkan Rencana Penerapan Ilmu

Saat anda nantinya mendaftar program beasiswa, anda akan mengisi formulir yang berlembar-lembar dimana di dalamnya anda akan diminta menulis sejumlah esai. Salah satu yang biasanya dibahas dalam esai tersebut adalah bagaimana rencana anda akan menerapkan ilmu tersebut sekembalinya ke Indonesia. Maka, mulai dari sekarang, pikirkanlah bagaimana value proposition anda. Anda harus bisa menjelaskan value apa yang anda tawarkan untuk Indonesia sehingga anda pantas menerima beasiswa tersebut. Selain itu, memiliki rencana penerapan ilmu secara dini juga akan sangat membantu anda untuk merencanakan bagaimana anda akan membangun portofolio diri, yang merupakan tips yang ketiga.




3. Bangun Portofolio Diri

Anda boleh mengajukan sejumlah rencana, namun pemberi beasiswa juga akan menilai apakah anda memiliki komitmen dan secara kapabilitas sanggup mewujudkan proposal anda. Maka, membangun portofolio diri menjadi sebuah keharusan. Semasa kuliah atau bahkan pasca kuliah, ikutilah program-program volunteer yang relevan dengan dengan passion dan proposal anda. Misalnya, kalau anda memang memiliki keinginan untuk mengambil Master in Development Studies, menjadi relawan di program Indonesia Mengajar mungkin bisa jadi keputusan yang tepat. Alternatif untuk mendongkrak portofolio anda secara signifikan adalah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di berbagai kementerian ataupun pemerintah daerah. Ketika anda menjadi PNS, secara teknis anda tentu akan berkiprah di pemerintahan dengan berbagai kewenangan yang nantinya dapat anda miliki. Maka, posisi sebagai seorang aparatur negara bisa lebih memudahkan anda untuk meyakinkan para pewawancara bahwa anda memiliki komitmen untuk membangun negeri ini. Faktanya, cukup banyak penerima beasiswa dari berbagai lembaga seperti LPDP, Chevening, dan AAS yang berasal dari aparatur negara.




4. Sering-seringlah Mengunjungi Situs Penyedia Beasiswa

Sering mengunjungi situs-situs pemberi beasiswa semacam LPDP, USAID, AMINEF, Chevening, dll juga penting. Di dalam situs tersebut, anda bisa memperoleh informasi secara detail tentang syarat-syarat melamar beasiswa. Selain itu, anda juga bisa mendownload formulir pendaftaran yang panjangnya bisa berlembar-lembar. Bacalah persyaratan-persyaratannya, dan mulailah mencoba-coba untuk mengisi formulirnya. Umumnya, esai yang diminta hampir selalu sama, sehingga esai yang anda coba susun sekarang bisa menjadi bahan saat anda benar-benar melamar nantinya.




Demikian tips ini. Panjang dan rumit ya? Tentu. Tapi insya Allaah semua kerumitan ini akan terbayar lunas di detik pertama anda menginjakkan kaki anda ke luar bandara di luar negeri sana. Tidak percaya? Silahkan coba sendiri. Selamat mencoba. Semoga kita semua berada di dalam kesuksesan dunia dan akhirat, amien.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.




2 tanggapan pada “Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan Apabila Ingin Memperoleh Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri”

  1. Yth. Admin, mohon informasinya mengenai alamat website LPDP, USAID, AMINEF, Chevening, dll Terima kasih.

Tinggalkan Balasan