Darimana Asal Kata “Duit”?




Salah satu koin duit cetakan VOC (Foto: Wikipedia)

Duit saat ini sudah menjadi kata yang lazim digunakan di Indonesia untuk menyebutkan uang. Namun, pernahkah anda bertanya-tanya, sebenarnya darimana kah asal kata duit? Apakah dari bahasa Betawi, bahasa Sunda, atau bahasa Melayu?




Kata duit adalah salah satu peninggalan budaya VOC untuk Indonesia pada zaman penjajahan. Istilah duit berasal dari nama salah satu pecahan uang logam yang digunakan Belanda sampai dengan tahun 1854. Pada masa tersebut, satu duit setara dua pennings, delapan duit setara satu stuiver, sementara 160 duit setara dengan satu guilden. VOC kemudian menggunakan pecahan duit ini di Indonesia, namun dengan nilai yang berbeda, yaitu empat duit setara dengan satu stuiver. Untuk mencegah penyelundupan, VOC mencetak pecahan duit-nya sendiri dengan logo VOC di salah satu sisi dan menetapkan uang koin khusus tersebut sebagai satu-satunya pecahan duit yang berlaku di Indonesia.




Dari sudut pandang akar kata, kata duit berasal dari salah satu kata dalam bahasa Norse kuno, yaitu “thveit”, yang artinya “kepingan-kepingan”. Bahasa Norse adalah bahasa yang digunakan oleh salah satu etnis di Jerman. Sebagaimana yang pernah disebut dalam salah satu tulisan kami terdahulu tentang VOC, orang Belanda konon berasal dari etnis Batavi yang berasal dari Jerman, dan sangat mungkin bahasa Belanda pun juga mengadaptasi bahasa mereka, termasuk istilah duit yang kemudian juga diadopsi oleh orang Indonesia.

Demikian asal kata duit. Setelah mengetahui fakta ini, kalau hari ini kita mengatakan istilah duit, maka terkadang kita akan terbayang bahwa dahulu duit itu benar-benar sebuah koin pecahan tanda penjajahan VOC terhadap leluhur kita dahulu.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.




Tinggalkan Balasan