India dan Masalah dalam Pertumbuhannya




Potret Pertumbuhan Ekonomi Cina, India, dan Indonesia (Data: World Bank)

Perlambatan pertumbuhan ekonomi yang kini dialami Cina membuat sejumlah negara mencari “the new Cina”. Sejumlah perusahaan pun kini mulai melirik India yang tingkat pertumbuhan ekonominya merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Sebagai perbandingan, dalam kurun Tahun 2001 s.d. 2016, India mencatatkan rata-rata pertumbuhan ekonomi sebesar 7,3%, yang membuat tingkat pertumbuhan Indonesia sebesar 5,3% di kurun yang sama tampak seperti tidak ada apa-apanya. Apalagi, India memiliki pertumbuhan penduduk yang besar dan populasi mereka akan segera melampaui Cina.





Namun, majalah The Economist menyoroti masalah dalam kualitas pertumbuhan mereka. Meskipun India memiliki pertumbuhan ekonomi yang pesat, mereka tidak bisa membentuk kelas menengah yang memadai. Sebagai gambaran, bahkan bagi sebagian 10% top-earners India, biaya berlangganan netflix seharga di Indiana setara dengan penghasilan selama seminggu (The Economist, 13 Januari 2018). Dengan situasi seperti ini, meskipun India memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan populasi yang luar biasa besar, namun basis pasar mereka sangat kecil sehingga perusahaan akan kesulitan mencari konsumen.

Referensi:

The Economist, 13 Januari 2018. The Missing Middle Class.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.



Tinggalkan Balasan