Pilot dan Kru Garuda Indonesia Sebaiknya Jangan Melakukan Mogok Kerja di Masa Mudik Lebaran




Kabar mengejutkan datang dari maskapai Garuda Indonesia. Ribuan pilot dan kru dari maskapai kelas premium ini berencana untuk melakukan mogok pada musim puncak mudik lebaran. Menurut Presiden Asosiasi Pilot Garuda (APG), Kapten Bintang Hartono, aksi mogok ini dilakukan oleh para pilot dan kru untuk mendesak pemerintah untuk memenuhi tuntutan mereka dalam rangka penyelamatan kondisi keuangan perusahaan, yang salah satunya dengan cara perombakan jajaran direksi.




Di satu sisi, kita bisa memahami kegelisahan para pegawai Garuda Indonesia. Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan yang sangat bonafid dan terkenal menawarkan kesejahteraan yang luar biasa kepada para pegawainya. Jika perusahaan pailit, para pilot dan kru ini bisa saja memperoleh pekerjaan baru, namun dengan tingkat pendapatan yang jauh lebih rendah. Akan tetapi, mereka juga harus memahami, bahwa melakukan mogok di musim puncak lebaran sama sekali tidak akan bisa memenangkan simpati masyarakat. Lebaran hanya terjadi setahun sekali dan biasanya para pemudik sudah merencanakan perjalanan mereka jauh-jauh hari. Merusak momen super penting seperti ini? Yang kemungkinan besar akan terjadi justru para pilot dan kru Garuda Indonesia akan panen hujatan dari masyarakat.




Yang kedua, mereka juga harus sadar bahwa harga tiket Garuda Indonesia tidak murah. Itu artinya, pengguna jasa mereka bukan dari kelas masyarakat sembarangan. Ketika konsumen ini bersedia membayar tiket yang 50% atau bahkan 100% lebih mahal daripada rata-rata harga tiket penerbangan lain, tentu konsumen ini lebih banyak tuntutan. Merusak liburan orang-orang seperti ini jelas bukan langkah yang bijak. Kalau mereka hilang kepercayaan dan malah pindah ke Batik Air, misalnya, bagaimana?




Lion Air pernah mengalami mogok kerja besar-besar dan bisa segera pulih, namun Lion Air dan Garuda Indonesia adalah dua maskapai yang karakteristiknya berbeda jauh. Lion Air adalah maskapai dengan harga tiket yang biasanya memang di bawah para kompetitor. Gila memang, tapi entah bagaimana caranya mereka bisa menawarkan harga yang murah. Jangan heran, ketika beberapa tahun lalu Lion Air dilanda mogok kerja besar-besaran, perusahaan bisa pulih. Mengapa? Karena konsumennya tidak punya pilihan. Hanya Lion Air yang bisa memberikan harga tiket serendah itu.




Jadi, saran saya untuk pilot dan kru Garuda Indonesia, jangan melakukan mogok kerja. Kalau pun mau melakukan mogok kerja, jangan di masa mudik lebaran. Pilihlah tanggal yang lain.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.




Tinggalkan Balasan