Sebelum Memutuskan Ambil Master Ekonomi di Luar Negeri, Baca Ini Dulu




Markas Department of Economics University of Birmingham

Kuliah ekonomi, apalagi di luar negeri, memang menggiurkan. Ekonomi adalah ilmu yang sangat bermanfaat baik untuk kehidupan kita sehari-hari maupun untuk memahami kebijakan-kebijakan pemerintah. Ya biar ngerti lah kira-kira pemerintah bikin kebijakan ini mau ngapain dan kira-kira bakal berhasil atau enggak. Untuk kehidupan sehari-hari, belajar ilmu ekonomi bermanfaat buat kita mengambil keputusan secara rasional dengan melakukan analisis cost and benefit. Contohnya ya bagaimana menilai investasi dengan benar yang sudah dibahas kemarin.




Kalau anda adalah lulusan sarjana di bidang ekonomi semisal ilmu ekonomi atau pun ekonomi pembangunan, enggak ada masalah. Lanjut saja ke master of economics kalau memang berminat. Pertanyaannya, bagaimana jika kita bukan lulusan sarjana ilmu ekonomi? Kira-kira cocok enggak kuliah master ekonomi?





Jawabannya, bisa, tapi ada satu hal yang perlu diperhatikan. Anda harus memastikan bahwa program master yang anda ambil juga dirancang untuk orang-orang yang background pendidikannya bukan ekonomi. Kenapa begitu? Kalau dalam program yang anda ambil tidak mencantumkan kesesuaian untuk orang yang bukan sarjana ekonomi, kemungkinan besar anda akan langsung menghadapi advanced macroeconomics, advanced microeconomics, dan graduate-level econometrics yang menurut saya tidak akan memberikan nilai tambah yang signifikan bila anda belum memahami intermediate macroeconomics, intermediate microeconomics, dan undergraduate-level econometrics. Bahkan, berdasarkan pengalaman saya, justru intermediate macroeconomics, intermediate microeconomics, dan undergraduate-level econometrics inilah materi inti di bidang ekonomi dan penguasaan atas ketiga materi ini sebenarnya sudah sangat signifikan bagi anda untuk memahami ekonomi. Ketiga materi ini lazimnya diajarkan pada tahun kedua program sarjana atau undergraduate.




Jadi, mencari program master di bidang ekonomi yang mengakomodir sarjana non ekonomi sangat penting. Ada banyak universitas yang memiliki program ini. Beberapa contoh yang saya tahu adalah University of Queensland, University of Birmingham, Royal Holloway University of London, dll. Universitas-universitas ini memiliki kurikulum yang akan mempersiapkan anda sebelum menghadapi materi-materi advanced kelas berat tadi. Seingat saya, normalnya gelar master of economics di University of Queensland memakan waktu 1,5 tahun, tapi untuk anda yang bukan ekonomi ada setengah tahun ekstra sehingga anda akan menyelesaikan master anda dalam dua tahun. Master di bidang ekonomi di University of Birmingham dan Royal Holloway University of London umumnya selesai dalam waktu satu tahun. Namun, untuk yang basic-nya non ekonomi, program anda menjadi dua tahun karena di tahun pertama anda akan mengikuti program pre-master, yaitu kuliah bareng mahasiswa tahun kedua di program undergraduate. Jadi, pastikan anda perhatikan dengan jeli silabus dan segmen dari universitas yang anda tuju.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.



Tinggalkan Balasan