Great Feudal War of Moskow 2: Perang Saudara Akhirnya Terjadi – Sejarah Rusia (6)




Tsar’s Canon (Foto: Alvesgaspar, Wikipedia)

Melanjutkan tulisan sebelumnya, pasca kematian Vytautas the Great, Grand Duke of Lithuania, Yuri of Zvenigorod mulai berani melakukan manuver untuk merebut takhta dari sang keponakan, Vasily II. Pada tahun 1433, Yuri of Zvenigorod menyerang Moskow dan berhasil mengalahkan Vasily II. Yuri memilih untuk mengampuni sang keponakan dan memberinya wilayah Kolomna. Namun, keputusan ini ternyata berbuah pahit bagi Yuri karena ternyata Vasily II mengumpulkan kekuatan lagi. Menurut sebuah sumber, tampaknya Yuri bukanlah seorang kepala pemerintahan yang baik sehingga menimbulkan ketidakpuasan diantara para bangsawan Moskow yang lain. Para bangsawan ini pun merapat ke Vasily II. Merasa terancam, Yuri melakukan rekonsiliasi dengan Vasily II dan mengundurkan diri. Yuri meninggalkan Moskow untuk kembali ke Galich.




Setelah kembali menjadi Grand Duke, Vasily II segera memburu mantan pendukung Yuri. Vsevolzhsky, yang mengkhianati Vasily II pada perang sebelumnya melawan Yuri, dihukum dengan cara dibutakan. Pada tahun 1434, Vasily II mengirim pasukan untuk menyerang kedua anak Yuri, Vasily Yuryevich and Dmitry Shemyaka. Bisa jadi karena Vasily II menyerang kedua putranya, Yuri pun bergabung dengan Vasily Yuryevich and Dmitry Shemyaka. Vasily II mengalami kekalahan. Marah karena Yuri ikut mengirimkan pasukannya, Vasily II pun merebut Galich. Yuri berhasil lolos dan melakukan serangan balasan bersama kedua putranya. Vasily II berhasil dikalahkan di Rostov dan Vasily II mengungsi ke Golden Horde untuk meminta perlindungan.




Tak lama setelah Yuri kembali naik takhta, Yuri meninggal. Vasily Yuryevich (Vasily the Cross-Eyed) kemudian menjadi sang penerus. Namun, kedua saudara Vasily Yuryevich, Dmitry Shemyaka and Dmitry Krasny, tidak menerima kepemimpinan Vasily Yuryevich. Maka, keduanya berbalik mendukung Vasily II. Vasily Yuryevich mengalami kekalahan dan meninggalkan Moskow. Ketika Vasily Yuryevich membangun kekuatan lagi dan bersiap bertempur kembali dengan Vasily II di tepi sungai Kostroma, kedua Vasily ini akhirnya sepakat berdamai. Vasily Yuryevich mengakui takhta Vasily II, dan sebagai gantinya vasily II memberikan wilayah Dmitrov kepada Vasily Yuryevich. Namun, ternyata Vasily Yuryevich hanya mengulur waktu saja. Vasily Yuryevich kembali melakukan pemberontakan yang akhirnya kembali gagal dan Vasily Yuryevich tertangkap pada pertempuran Skoryatino pada tahun 1436. Kali ini, Vasily II tidak lagi memberikan ampunan. Vasily Yuryevich dibutakan dan dikurung di dalam penjara.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.




Tinggalkan Balasan