Ivan IV the Terrible naik Takhta, Berdirinya Tsardom of Russia yang Pertama, Pengkhianatan, dan Pembentukan Oprichnina – Sejarah Rusia (12)




Singgasana Ivan (Foto: Stan Shebs, WIkipedia)

Dalam pembahasan sebelumnya, Vasily III, sang Grand Duke of Moscow, meninggal ketika sang penerus, Ivan IV, baru berusia 3 tahun. Hal ini terjadi lantaran Vasily III kesulitan memperoleh keturunan dan Ivan IV lahir ketika Vasily sudah berusia senja, yaitu 51 tahun. Situasi dimana sang penerus baru berusia sangat muda membawa risiko yang sangat besar dalam keberlangsungan takhta Moskow. Hal ini diperparah dengan meninggalnya sang ibu, Elena Glinskaya, hanya 5 tahun berselang yang dipercaya oleh banyak pihak karena diracun. Sejumlah boyar pun berebut untuk memperoleh hak perwalian atas Ivan IV dan sang adik, Yuri.




Beruntung, tidak terjadi kekacauan yang berarti meskipun sebenarnya takhta Moskow berada dalam kondisi yang sangat rawan. Di usianya yang ke-16, Ivan IV pun naik takhta dan dinobatkan sebagai Tsar of All Russias. Penobatan ini berbeda dengan para pendahulunya yang dinobatkan sebagai Grand Duke of Moscow. Ivan III memang sering menyebut dirinya sebagai Tsar dalam berbagai korespondensi dan juga meletakkan pondasi awal Tsardom of Russia. Namun, Ivan III tidak pernah dinobatkan sebagai Tsar of All Russias. Itu sebabnya, Ivan IV lah yang dianggap sebagai Tsar Rusia yang pertama sekaligus menjadi awal dimulainya Tsardon of Russia.




Pemerintahan Ivan IV pada awalnya berjalan mulus. Perluasan wilayah, perbaikan hukum dan ketatanegaraan terjadi. Namun, pada tahun 1560an terjadi krisis dalam pemerintahan Ivan IV. Kekeringan dan kelaparan melanda Rusia, kekalahan dalam perang melawan persemakmuran Polandia-Lithuania dan invasi bangsa Tatar, blokade perdagangan laut yang dilakukan Swedia dan Liga Hanseatik terjadi. Salah satu penasihat Ivan, Pangeran Andrei Kurbsky, berkhianat dan bergabung dengan Lithuania dan merebut sebagian wilayah Rusia. Hal ini diperparah dengan kematian sang istri, Anastasia Romanovna pada tahun1560 yang diduga akibat diracun.




Berbagai masalah dan pengkhianatan yang terjadi membuat Ivan memutuskan kabur dari Moskow menuju Aleksandrova Sloboda pada tahun 1564. Dia juga menulis surat yang mengumumkan pengunduran dirinya dari posisinya sebagai Tsar Rusia. Akan tetapi, dewan para boyar gagal memerintah secara efektif tanpa kehadiran Ivan. Para boyar pun merasa takut akan amarah rakyat akan ketidakmampuan mereka memerintah. Salah seorang Boyar menyusul Ivan ke Aleksandrova Sloboda untuk meminta Ivan kembali memimpin Rusia. Ivan setuju dengan syarat diberikan kekuatan absolut untuk mengeksekusi dan menyita tanah para pengkhianat tanpa intervensi dari dewan para boyar dan gereja. Para boyar tidak punya pilihan dan terpaksa menyetujui syarat ivan. Ivan IV pun membentuk Oprichnina.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.




Tinggalkan Balasan