Kebuntuan di Sungai Ugra: Konfrontasi Terakhir antara Moskow dengan Golden Horde – Sejarah Rusia (9)




Dengan semakin kuatnya Moskow secara politik maupun militer, Ivan III menolak membayar upeti kepada Grand Khan Ahmed, pemimpin Golden Horde. Pada tahun 1480, Ahmed Khan melakukan kampanye militer terhadap Moskow. Ketika Ahmed dan pasukannya dalam perjalanan untuk bergabung dengan sekutu mereka, King Casimir IV of Poland, mereka bertemu dengan pasukan Moskow yang dipimpin oleh Ivan Molodoy (anak Ivan III) dan Andrey Menshoy (saudara Ivan III) di sungai Ugra. Usaha Ahmed untuk menyeberangi sungai Ugra pun gagal. Ahmed lalu mundur ke kota Vorotynsk untuk menunggu bantuan pasukan dari Casimir.




Ivan III segera memindahkan pasukannya ke Kremenets dan kemudian berusaha melakukan negosiasi dengan Ahmed. Namun, sebenarnya, Ivan III menggunakan negosiasi ini untuk mengulur waktu. Di sisi lain, Ivan III sedang bernegosiasi dengan beberapa saudaranya yang memberontak. Dalam tempo empat hari, rekonsiliasi antara Ivan III dengan para saudaranya tercapai dan 17 hari kemudian pasukan dari para saudaranya ini pun tiba di Kremenets.




Di tempat lain, Ahmed memilih menahan diri dari melakukan serangan karena menunggu bantuan dari Polandia. Namun, karena bantuan tak kunjung tiba sementara armada Moskow terus menguat, Ahmed Khan memutuskan mundur ke selatan pada 11 November 1480. Ternyata, Casimir IV of Poland sedang disibukkan dengan urusan internal kerajaannya dan peperangan dengan Kekhanan Krimea. Pihak Moskow memilih untuk tidak melakukan pengejaran.




Pada tanggal 6 Januari 1481, Ahmed Khan terbunuh akibat serangan Nogay Horde yang dipimpin oleh Ibak Khan, salah seorang pangeran dari Kekhanan Sibir. Akhirnya, pada tahun 1502, Golden Horde pun bubar yang menjadi akhir dominasi bangsa Mongol dan Tatar di kawasan Rus selama 240 tahun.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.




Tinggalkan Balasan