Oprichnina dan Konsolidasi Kekuasaan Ivan the Terrible – Sejarah Rusia (13)

Ilustrasi Pengusiran Para Boyar Gambar: Vasily Khudyakov; Wikipedia)

Terjadinya sejumlah pengkhianatan membuat Ivan the Terrible memutuskan meninggalkan Moskow dan mengajukan pengunduran diri sebagai Tsar. Ketidakmampuan dewan para boyar (bangsawan) mengendalikan keadaan kerajaan membuat para boyar meminta Ivan untuk kembali menjadi tsar. Mereka pun tak punya pilihan ketika Ivan mengajukan syarat kekuasaan absolut. Ivan pun membentuk oprichnina pada tahun 1565 dan menarik pajak sebesar 100.000 rubel untuk mendanainya.

Wilayah kerajaan Rusia kini terbagi menjadi dua wilayah, yaitu oprichnina dan zemshchina. Oprichnina adalah wilayah dimana tsar berkuasa penuh, sementara zemshchina adalah wilayah dimana hukum ketatanegaraan normal berlaku. Banyak pusat keuangan dan kota perdagangan penting yang berada di dalam wilayah oprichnina.




Untuk mendukung hegemoni oprichnina, Ivan membentuk oprichniki yang merupakan pasukan pengawal pribadi tsar. Untuk menjadi seorang oprichniki, siapa pun boleh mendaftar dengan syarat tidak memiliki hubungan dengan zemshchina maupun pemerintahannya.

Dengan memiliki institusi yang kuat, Ivan mulai melakukan aksi persekusinya. Para klan utama menjadi tujuan, terutama klan Suzdal. Pada tahun 1566, wilayah oprichnina diperluas sebanyak delapan distrik. Dari 12.000 bangsawan di wilayah tersebut, hanya 570 yang diangkat menjadi oprichnik. Sementara, sisanya diusir. Para bangsawan yang terusir ini harus bermigrasi ke zemshchina di tengah musim dingin. Siapa pun yang membantu mereka di dalam perjalanan tersebut akan dieksekusi.

Penggulingan Raja Erik XIV dari Swedia pada tahun 1568 dan kematian sang istri untuk kedua kalinya pada tahun 1569 membuat Ivan semakin memperkuat aksi oprichnik. Diduga, Ivan semakin mengalami ketakutan bahwa dirinya akan bernasib sama seperti Raja Erik IV, atau bahkan yang lebih parah, menemui ajal seperti sang istri.




Salah satu kekejian yang kemudian terjadi adalah pembantaian Novgorod pada tahun 1570. Peristiwa pembantaian di salah satu kota terbesar di Tsardom of Russia tersebut berlangsung selama lima minggu dan diperkirakan memakan korban antara 2.500 s.d. 12.000 jiwa. Pengkhianatan yang sebelumnya terjadi di Izborsk diduga menjadi salah satu alas an mengapa pembantaian ini terjadi.

Bukan hanya kalangan bangsawan saja yang menjadi sasaran operasi para oprichnik, melainkan juga kaum gereja. Selain karena kalangan gereja yang terkadang memiliki kaitan kuat dengan tokoh-tokoh politik, harta kekayaan yang melimpah yang dimiliki bisa jadi merupakan salah satu alasan serangan kepada kalangan gereja. Saat itu, Ivan memang membutuhkan dana yang cukup besar untuk membiayai perang Livonia.

System pemerintahan oprichnina tidak berumur panjang, yaitu hanya tujuh tahun. Meski secara de jure baru dibubarkan pada 1584, Oprichnina secara efektif tidak berfungsi semenjak tahun 1572. Ada beberapa spekulasi mengenai pembubaran oprichnina tersebut. Spekulasi pertama adalah kegagalan para oprichniki mencegah bangsa Tatar Crimea membakar Moskow pada tahun 1571. Diduga, peristiwa ini membuat Ivan meragukan efektivitas oprichniki.




Spekulasi kedua tentang alasan dibubarkannya sistem oprichnina adalah kekacauan ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem tersebut. Para oprichniki memperoleh kewenangan yang lebih besar daripada para boyar. Mereka bisa bertindak sewenang-wenang kepada rakyat seperti menarik pajak hingga sepuluh kali lipat dibandingkan dengan yang biasa dibayar. Akibatnya, banyak rakyat meninggalkan Tsardom of Russia yang mengakibatkan penurunan produktivitas nasional. Konon, harga gandum meningkat sampai sepuluh kali lipat. Menghindari kejatuhan kerajaan, bisa jadi inilah alasan Ivan the Terrible membubarkan Oprichniki.

Spekulasi alasan yang terakhir adalah telah tercapainya tujuan utama pembentukan Oprichnina, yaitu konsolidasi kekuasaan Ivan the Terrible. Dengan telah disingkirkannya para boyar yang dianggap tidak loyal dan secara tidak langsung juga mengirim pesan kepada siapa pun yang memiliki niat untuk memberontak, Ivan mungkin merasa bahwa sistem Oprichnina sudah tidak diperlukan lagi.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.




Tinggalkan Balasan