Pilih IPA, IPS, atau Bahasa: Tips untuk Siswa SMA




Foto: Koleksi Pribadi

Salah satu lika-liku di masa SMA yang harus kita jalani adalah memilih apakah memilih penjurusan IPA, IPS, atau bahasa. Bagi mereka yang sudah mengerti arah tujuan pendidikan dan karier mereka, hal ini bukan sebuah masalah. Namun, bagi mereka yang masih labil dan belum mengerti apa yang ingin mereka lakukan di masa depan, pemilihan jurusan ini tentu memberikan kerumitan tersendiri.




Namun, sebenarnya, masalah pilih-memilih penjurusan di SMA ini bisa dibilang penting enggak penting. Penting karena pemilihan jurusan yang tepat dapat menjadi modal awal untuk menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Tidak penting karena faktanya ada seorang teman saya yang jurusan IPS, namun kemudian menjadi dokter lulusan perguruan tinggi swasta dan bahkan kini sedang mengambil spesialis.




Lazimnya, jurusan IPA dianggap sebagai jurusan favorit. Alasannya, konon, menurut informasi yang dulu saya dengar di kala SMA, jika memilih jurusan IPA, ketika seleksi masuk perguruan tinggi negeri bisa mendaftar semua program studi, baik di rumpun IPA, IPS, maupun bahasa. Sementara, jika memilih IPS, hanya bisa mendaftar di program studi rumpun IPS saja (ini sekedar konon, kebenaran informasi tidak saya ketahui). Di sisi lain, IPS dan bahasa sering dianggap tidak serius dan hanya main-main, meskipun untuk kebenarannya lagi-lagi tidak saya ketahui.




Kembali ke topik utama. Kalau anda seorang siswa SMA dan masih galau memilih IPA, IPS, atau bahasa sementara anda belum tahu bagaimana rencana anda di masa depan, kira-kira pilihan apa yang terbaik? Saran saya ambil saja IPA. Mengapa? Ketika anda mengambil jurusan IPA, maka anda akan mendapatkan setidaknya tiga mata pelajaran wajib yang sangat teknikal, yaitu matematika, fisika, dan kimia. Ketiga mata pelajaran ini sangat sulit untuk anda kuasai secara instan. Kalau anda mengambil jurusan IPS dan kemudian saat lulus anda berubah pikiran ingin kuliah di rumpun IPA, materi ujian matematika, fisika, dan kimia akan terasa sangat berat. Sebaliknya, jika anda berada di jurusan IPA dan kemudian berubah pikiran ingin kuliah di rumpun IPS, adaptasi anda akan lebih mudah karena mayoritas mata kuliah di jurusan IPS lebih berbentuk hafalan. Jadi, kalau masih bingung pilih yang mana, IPA saja.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.




Tinggalkan Balasan