Vasily III dan Kesulitannya dalam Memiliki Penerus Takhta – Sejarah Rusia (11)




Peta Rusia Russia (Moscovia) yang dipublikasikan oleh Sigismund von Herberstein pada Tahun 1549 (Foto: Wikipedia)

Setelah sejumlah drama di dalam lingkungan Grand Duchy of Moscow, Vasily III akhirnya dinobatkan sebagai calon penerus takhta Moskow pada tahun 1502. Tiga tahun berselang, Vasily akhirnya menjadi takhta pasca kematian sang ayah, Ivan III the Great.

Dari sudut pandang pemerintahan, Vasily III cukup sukses meneruskan pemerintahan sang ayah. Namun, ada kisah menarik dalam kehidupan Vasily III. Vasily III kesulitan memiliki keturunan untuk meneruskan takhtanya. Di usianya yang ke-47, Vasily III masih belum juga memiliki penerus. Padahal ia telah menikah dengan Solomonia Saburova selama 20 tahun.




Putus asa, Vasily III akhirnya menceraikan Solomonia meskipun hal ini menimbulkan banyak penentangan karena melanggar tradisi agama yang ia anut. Vasily pun mempersunting Elena Glinskaya, putri dari Pangeran Serbia. Elena konon juga memiliki garis keturunan dari penguasa mongol legendaris, Mamai, yang pernah begitu ditakuti di kawasan Rus. Dari pernikahannya inilah lahir Ivan IV the Terrible yang nantinya menjadi Tsar Rusia yang pertama.




Saat sedang berburu di dekat Volokolamsk, Vasily menderita bisul bernanah. Para dokter angkat tangan tidak sanggup menghentikan infeksi yang terjadi. Vasily pun bergegas kembali ke Moskow dan menjadi pendeta sebelum kematiannya.




Kematian Vasily III terjadi ketika Ivan IV baru berusia tiga tahun. Hal ini pun kemudian menjadi ujian besar bagi pemerintahan Moskow dalam mempertahankan eksistensi mereka dari tekanan berbagai rival mereka.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas internetbermanfaat.com.




Tinggalkan Balasan